"Beliau telah menjadi target Zionis selama 20 tahun," bunyi pernyataan Hizbullah, seperti dilansir AFP, Rabu (13/2/2008).
Mughnieh yang umurnya mendekati 50 tahun itu terbunuh saat bom mobil meledak di Ibukota Suriah, Damaskus, Selasa malam, 12 Februari 2008. Saksi menyebutkan sebuah mobil Mitsubishi Pajero meledak di parkir dekat perumahan Kfar Suseh Selasa, pukul 23.00 waktu setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita kematian Mughnieh membuat warga di kampung halamannya berkumpul di jalanan. Mereka mengikuti berita radio dan televisi mengikuti berita kematian pria yang diduga terlibat dalam pengeboman kedutaan besar Israel di Buenos Aires, Argentina, pada tahun 1992 lalu yang menewaskan 29 orang itu.
Israel No Comment
Berita kematian Mughnieh menjadi berita utama di Israel. Mughnieh dianggap "teroris paling berbahaya di Timur Tengah dalam kurun 30 tahun ini".
Kematian Mughnieh ini dikhawatirkan menimbulkan ketegangan baru, sehingga media massa Israel mengimbau agar pemerintahnya meningkatkan keamanan misi diplomatik Israel di seluruh dunia.
Lalu apakah benar Israel berada di balik pembunuhan Mughnieh? "Kami tidak membuat pernyataan apapun," tegas Mark Regev, juru bicara PM Israel Ehud Olmert kepada AFP, Rabu (13/2/2008). (aba/ana)










































