"Masa Anwar Ibrahim sangat kecil," kata Menteri Luar Negeri Malaysia Syed Hamid Albar saat berbincang dengan detikcom di sela-sela kunjungan wartawan Indonesia ke Malaysia.
Anwar Ibrahim kurang disukai di Malaysia karena bersikap sebagai oposisi yang selalu memberikan kritikan keras terhadap pemerintah. "Hanya namanya saja yangย dibesar-besarkan," kata Syed Hamid seperti dilaporkan reporter detikcom Iin Yumiyanti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
UMNO adalah partai berkuasa di Malaysia. Siapa presiden UMNO, otomatis yang akan menjadi Perdana Menteri Malaysia.
Pers Malaysia pun memandang sebelah mata pada Anwar. Pria yang belum boleh menggunakan hak politiknya sampai April tahun ini dinilai mempunyai image buruk setelah ditahan terkait kasus skandal seks.
Menurut sejumlah pimpinan media massa di Malaysia, Anwar tidak menarik lagi karena bersikap membangkang dan terus menyerang pemerintah. "Padahal dia dulu kan juga berada di pemerintahan, jadi orang berpikir, dulu apa yang dia kerjakan?" kata Johan Jaafar dari Ikatan Setiakawan Wartawan Malaysia.
Indonesia sejauh ini menganggap tidak ada kebebasan pers di Malaysia karena pers di negara itu mayoritas mendukung pemerintah. Pers Malaysia membantahnya. Mereka berkelit dengan menyatakan, pers Malaysia bukannya tidak memiliki kebebasan, namun mereka mengutamakan tanggung jawab daripada kebebasannya. (iy/asy)











































