Badawi Batalkan Pertemuan dengan Wartawan Indonesia

Laporan Dari Kuala Lumpur

Badawi Batalkan Pertemuan dengan Wartawan Indonesia

- detikNews
Rabu, 13 Feb 2008 17:57 WIB
Kuala Lumpur - Perdana Menteri sementara Malaysia Abdullah Ahmad Badawi membatalkan jadwal untuk bertemu dengan delegasi wartawan Indonesia yang mengikuti program kunjungan internasional ke Malaysia (Malaysia International Visitors Programme).

"Pertemuan dengan Bapak Abdullah Ahmad Badawi tidak dapat dilaksanakan," kata Philip Methews dari Institute of Strategic and International Studies (ISIS) Malaysia yang menggagas kunjungan wartawan Indonesia ke Malaysia (Malaysia International Visitors Programme) di Hotel Imperial Kuala Lumpur, Rabu (13/2/2008).

Program kunjungan wartawan Indonesia ke Malaysia diharapkan bisa membantu memperbaiki hubungan baik antara Indonesia dan Malaysia yang akhir-akhir ini memanas. Dalam program ini, wartawan Indonesia dijadwalkan akan bertemu Perdana Menteri Malaysia dan para menterinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti dilaporkan wartawan detikcom Iin Yumiyanti dari Kuala Lumpur, dalam jadwal, wartawan Indonesia akan diterima Badawi pada Kamis (14/2/2008) pukul 14.30. Padahal pada Selasa (12/2/2008), pihak ISIS memastikan pertemuan wartawan Indonesua dengan Badawi akan terlaksana.

Selain batal dengan Badawi, pertemuan wartawan Indonesia dengan sejumlah menteri juga batal. Sejumlah pejabat tinggi hanya mengirimkan perwakilannya untuk menemui wartawan Indonesia. Misalnya, kepala Polisi Malaysia mengutus wakilnya, sedangkan Menteri Tenaga Kerja diwakili Dirjennya. Kemudian pertemuan dengan Menteri Pembangunan Perempuan, Keluarga dan Masyarakat Malaysia juga berlangsung sangat singkat.

Badawi, mulai pukul 12.00 waktu Malaysia tidak lagi menjabat sebagai Perdana Menteri Malaysia setelah membubarkan parlemen. Pembubaran parlemen yang disertai berakhirnya masa kerja Perdana Menteri merupakan salah satu bagian dalam proses Pemilu di Malaysia. Setelah membubarkan parlemen, Badawi akan bersiap untuk menghadapi Pemilu Malaysia. (iy/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads