"Baru akan ditarik kembali pada 20 Februari atau pekan depan," kata Kepala Seksi Pengamanan dan Penerbitan Pantai KPLP administrator pelabuhan kelas 1 Banten, Urip Suratno kepada di Pantai Merak, Jl Raya Cilegon, Merak, Banten, Rabu (13/2/2008).
Sebelumnya, penarikan kapal tanker tersebut telah dilakukan pada 11 dan 12 Februari 2008. Namun upaya itu gagal lantaran tali penariknya putus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Urip mengatakan, untuk mengangkat kapal tanker itu akan dibuat jalur jalan dengan terlebih dahulu menyedot pasir tersebut. Pasir akan disedot dengan menggunakan alat keruk.
"Kemungkinan teknisnya dengan membuat jalur untuk ditarik dari belakang," katanya.
Pantauan detikcom, saat ini kapal berada di depan Hotel Pantai Merak. kapal posisinya masih miring ke kanan terendam pasir 20 derajat. Kapal tanker ini akan mengisi bahan bakar minyak di Pertamina Gerem, Pulo Merak, Banten menuju kilang Balongan, Jawa Barat.
Kapal tersebut terdampar di Pantai Merak, Cilegon, Banten, tepatnya di depan Hotel Pantai Merak pada 8 Februari pukul 18.20 WIB. Angin kencang yang diperkirakan mencapai 37 knot datang dari arah utara dan menyeret kapal yang sedang lego jangkar itu ke pinggir. (ziz/nvt)











































