Dikejar Massa, Maling Motor Nyelonong ke Markas BIN

Dikejar Massa, Maling Motor Nyelonong ke Markas BIN

- detikNews
Rabu, 13 Feb 2008 14:03 WIB
Jakarta - Segala cara dilakukan Sopyan (23) untuk menyelamatkan diri dari kejaran puluhan orang. Sayang, lolos dari kejaran massa, maling motor itu malah masuk markas aparat intel, BIN.

Kejadian ini bermula ketika warga Bandar Lampung itu melaksanakan rencana busuknya, mencuri Honda Tiger Nopol 6826 SCF.

Motor hitam keluaran tahun 2004 lalu itu sedang diparkir di depan Puskesmas Pangadegan, Jalan Raya Pangadegan, Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (13/2/2008) pukul 10.00 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Motor tersebut milik Ridwan (33) yang sedang mengantar istrinya memeriksakan kandungannya di puskesmas itu.

Ketika sedang asyik-asyik berbincang, tiba-tiba saja Ridwan mendengar motornya meraung-raung. "Tak lama motor bersiap-siap dibawa kabur," kata Ridwan kepaad detikcom do TKP.

Kontan Ridwan berteriak "maling" dan mengejar pelaku bersama warga lain yang ada di sekitar puskesmas.

Baru sekitar 100 meter dari puskesmas, massa berhasil menahan laju motor. Karena takut mati konyol dikeroyok massa, Sopyan langsung memanjat pagar setinggi 2 meter yang memagari sebuah gedung yang ada di depannya. Begitu mendarat di tanah, dia langsung nyelonong ke dalam gedung.

"Saya tidak tahu itu kantor BIN," tutur Sopyan dengan muka lebam.

Tidak lama kemudian, polisi datang untuk berkoordinasi dengan pihak keamanan BIN. Setelah bernegosiasi sekitar 30 menit, Sopyan akhirnya diperbolehkan dibawa ke Polsek Pancoran. Namun masih sempat menghadiahkan bogem mentah di mukanya. Kini, maling nekat itu mendekam di polsek tersebut. (asp/umi)


Berita Terkait