Roberto bersama beberapa stafnya berkunjung ke Balaikota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Rabu (13/2/2008), sekitar pukul 10.30 WIB. Mereka datang untuk membicarakan keinginan Italia berinvestasi di Jakarta.
Roberto ditemui Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo di ruang tamu utama. Mereka berbincang selama kurang lebih satu jam. Sekitar pukul 11.30 WIB lewat, Roberto keluar dari ruang tamu balaikota. Cerutu sudah terpasang di bibirnya, meski belum dinyalakan. Namun ketika berbincang dengan Fauzi, dia memegang cerutunya di tangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tingkah Roberto ini tentu membuat wartawan yang dilarang keras merokok sembarangan protes. "Pak, dia kok nggak ditegur merokok di Balaikota?" sindir wartawan sambil cengir-cengir kepada Fauzi.
"Tadi, kan di dalam ruangan tidak merokok," ngeles Foke.
"Ah, tapi di sini juga kan nggak boleh, Pak?" cecar wartawan lagi.
"Tapi, kan belum nyala," tangkis Foke.
"Nyala kok tadi," ujar wartawan bersikeras.
Foke pun hanya tersenyum simpul dan berjalan masuk ke ruangannya.
"Wah Dubesnya preman banget," celetuk salah seorang pengiring Foke sambil tersenyum. (ana/sss)











































