"Beliau meminta saya juga berkontribusi agar harapan dunia dalam demokrasi Myanmar bisa diwujudkan," kata SBY pada wartawan di kantornya, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (132/2008).
Pembicaraan telepon antara Ban Ki Moon berlangsung pukul 09.00 WIB sebelum pelantikan pejabat tinggi MA di Istana Negara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Daripada ragu, lebih baik kita pastikan referendum dan pemilu berjalan dengan catatan inklusif dan transparan," ujarnya.
SBY menambahkan Indonesia dan ASEAN akan selalu menjaga hubungan baik dengan Myanmar. SBY secara khusus mengatakan Indonesia siap berkontribusi apa pun untuk mendorong demokrasi Myanmar.
"Kita siap jadi monitoring mission atau apa pun sepanjang itu baik. Myanmar mengharapkan dan PBB mendukung," tandasnya. (ziz/nrl)










































