Obama berhasil meraup 61 persen suara dari pemilihan pendahuluan yang berlangsung pada Selasa 12 Februari 2008. Dia pun berhasil memecah suara warga kulit putih yang menjadi basis kekuatan utama Hillary. Demikian diberitakan AFP, Rabu (13/2/2008).
Virginia pun menjadi sebuah amunisi yang telak untuk menghantam Hillary. Wanita satu anak itu pun agaknya akan putus asa untuk memenangkan pemilu di negara bagian Ohio dan Texas pada 4 Maret mendatang. Kedua wilayah itu juga memiliki jumlah delegasi Demokrat yang 'gemuk'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan 1.144 delegasi, Obama kini melampaui Hillary yang meraih 1.138 delegasi. Untuk menjadi capres Demokrat yang akan berlaga pada 4 November mendatang, maka Obama harus menambah amunisinya hingga mencapai 2.025 delegasi. (fiq/nrl)











































