Darah Indonesia di Kementerian Tenaga Kerja Malaysia

Laporan dari Kuala Lumpur

Darah Indonesia di Kementerian Tenaga Kerja Malaysia

- detikNews
Rabu, 13 Feb 2008 09:17 WIB
Darah Indonesia di Kementerian Tenaga Kerja Malaysia
Kuala Lumpur - Dato Ismail Haji Abdul Harim sangat fasih berbahasa Indonesia. Maklumlah ia sering pulang pergi ke Indonesia untuk masalah tenaga kerja. Sang Dato ini menempati posisi yang penting di kementerian tenaga kerja Malaysia.

Ia menjabat sebagai Dirjen Kementerian Tenaga Kerja Malaysia. Yang menarik, pria ini ternyata berdarah Indonesia. Moyang sang dato berasal dari Pagaruyung, Padang. Ia pun sangat gemar berbelanja ke Mangga Dua dan Tanah Abang.

"Saya sering ke Indonesia. Kalau saya ke Indonesia saya suka ke Mangga Dua dan Tanah Abang," tutur sang Dato saat berbincang dengan detikcom usai dialog dengan 20 wartawan Indonesia yang mengikuti Malaysia Internasional Visitors' Programme di Kantor Kementerian Tenaga Kerja Malaysia, Putrajaya, Selasa (13/2/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan adanya darah Indonesia pada salah satu petinggi di Kementerian Tenaga Kerja Malaysia itu, bisakah kita berharap perlakukan terhadap TKI akan lebih baik? Harapan itu tampaknya berlebihan. Dalam kasus Nirmala Bonat, misalnya, ia meminta rakyat Indonesia memahami lambatnya proses hukum tersebut.

Indonesia tidak boleh memvonis Malaysia lambat hanya berdasarkan kasus Nirmala. Indonesia harus mengerti tentang perbedaan kasus kriminal dan penggajian. Bila sudah menyangkut kriminal, prosesnya rumit karena banyak yang harus diproses.

"Jadi harus paham soal prosedur. Kalau kasus kriminal kita tidak bisa tergesa-gesa karena bisa gagal pendakwaannya. Tapi kalau soal penggajian lebih cepat. Insya Allah kita bisa atasi," janji Dato Ismail. (iy/mly)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads