Ia menjabat sebagai Dirjen Kementerian Tenaga Kerja Malaysia. Yang menarik, pria ini ternyata berdarah Indonesia. Moyang sang dato berasal dari Pagaruyung, Padang. Ia pun sangat gemar berbelanja ke Mangga Dua dan Tanah Abang.
"Saya sering ke Indonesia. Kalau saya ke Indonesia saya suka ke Mangga Dua dan Tanah Abang," tutur sang Dato saat berbincang dengan detikcom usai dialog dengan 20 wartawan Indonesia yang mengikuti Malaysia Internasional Visitors' Programme di Kantor Kementerian Tenaga Kerja Malaysia, Putrajaya, Selasa (13/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indonesia tidak boleh memvonis Malaysia lambat hanya berdasarkan kasus Nirmala. Indonesia harus mengerti tentang perbedaan kasus kriminal dan penggajian. Bila sudah menyangkut kriminal, prosesnya rumit karena banyak yang harus diproses.
"Jadi harus paham soal prosedur. Kalau kasus kriminal kita tidak bisa tergesa-gesa karena bisa gagal pendakwaannya. Tapi kalau soal penggajian lebih cepat. Insya Allah kita bisa atasi," janji Dato Ismail. (iy/mly)











































