Horta kini masih dalam perawatan intensif di RS Darwin. "Dia amat mujur mampu bertahan dan harus menghadapi sedikitnya dua kali operasi sebelum dilepas dari alat bantu pernapasan," kata Direktur Utama Royal Darwin Hospital, Len Notaras, seperti dikutip The Sydney Morning Herald, Rabu (13/2/2008).
Satu peluru yang mengenai Ramos Horta di bagian paru-paru, tampaknya membutuhkan operasi rekonstruksi. Selain itu Horta membutuhkan pemindahan kulit untuk luka yang di dadanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya mengucapkan selamat kepada dokter dan orang yang cepat memberi pertolongan. Faktanya Presiden membutukan 16 unit darah," imbuh dia.
Sementara ibu Horta, Natalina Ramos Horta, seperti ibu lainnya menunggu putranya yang sedang terbaring di rumah sakit. Wanita berusia 80 tahun ini bertemu dengan Menlu Australia Stephen Smith di Darwin.
"Ibunya sangat menderita, tetapi dia juga sangat tabah dan kuat," kata Smith . (mly/nrl)











































