Pengadilan Tribunal untuk Soeharto

Pengadilan Tribunal untuk Soeharto

- detikNews
Selasa, 12 Feb 2008 23:43 WIB
Jakarta - Pengadilan umum dinilai gagal menyeret mantan Presiden Soeharto. Kesatuan rakyat adili Soeharto (Keras) membuat pengadilan sendiri yang dinamakan Pengadilan Tribunal. Sidang pun akan digelar secara in absentia di Tugu Proklamasi.

"Kita buat pengadilan tandingan karena kita menilai pengadilan biasa telah gagal," kata humas Keras, Borang, kepada detikcom, Selasa (12/2/2008).

Menurut Borang, ratusan korban kejahatan Orba dari 18 provinsi kini berada di Tugu Proklamasi. Sejak pukul 20.00 WIB mereka melakukan aksi dengan membawa 1.000 lilin dan menabur bunga di atas replika 1.000 nisan korban Soeharto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Aksi ini dalam rangka menuntut pemerintah mengungkap kejahatan Soeharto selama 32 tahun. Selain itu penghormatan untuk korban kejahatan," ujar dia.

Borang menjelaskan, ratusan anggota Keras akan menginap di Tugu Proklamasi hingga ada putusan dari pengadilan Tribunal. Selain itu banyak acara yang digelar pada malam ini. Salah satunya memutar film dokumenter Tragedi Semanggi. (mly/mly)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads