Jika alarm berbunyi, petugas bandara langsung meraba-raba tubuh kita, mencari barang mencurigakan yang membuat alarm berbunyi. Tapi dengan alat body scanner raba-raba petugas dapat dihindari.
"Jadi nggak perlu diraba-raba, nggak sopan bila ada alat di tubuh yang mencurigakan," ujar Kepala Puskom Publik Dephub Bambang S.Ervan kepada detikcom, Selasa (12/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berapa harga body scanner itu? Bambang mengaku tidak tahu menahu. "Saya belum tahu, nanti saya cek lagi," kilah dia.
Pada 2007, gedung pengadilan di Colorado AS membeli alat itu senilai USD 140 ribu atau setara Rp 1,29 miliar. Sumber detikcom menyebutkan satu unit body scanner yang beroperasi di 3 bandara di Indonesia seharga Rp 3 miliar. Hingga kini belum ada pejabat berwenang yang memastikan harga per unitnya.
(nik/nrl)










































