Garda Keadilan Demo KPK, Minta Kasus Damkar Diusut dari Pusat

Garda Keadilan Demo KPK, Minta Kasus Damkar Diusut dari Pusat

- detikNews
Selasa, 12 Feb 2008 13:27 WIB
Jakarta - KPK telah menuntut dan menyidik berbagai kasus korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran di daerah. Selasa siang ini, 100 orang berdemonstrasi ke KPK, mendesak pengusutan kasusnya dimulai dari pusat, yakni Departemen Dalam Negeri.

"Kami meminta kasus damkar diusut dari Depdagri," ungkap Supriadi, humas aksi yang digalang Garda Keadilan, di sela-sela aksi di Kantor KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Selasa (12/2/2008).

Menurut Garda Keadilan, biang masalah korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran di sejumlah daerah adalah radiogram Mendagri Hari Sabarno. Radiogram no 027/1496/Otda tanggal 13 Desember 2002 itu menentukan jenis mobil pemadam kebakaran yang harus diadakan adalah tipe V 80 ASM.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apakah itu berarti Garda Keadilan meminta KPK menjadikan Hari Sabarno tersangka? "Terserah KPK saja," imbuh Supriadi.

Garda Keadilan menenteng berbagai macam poster dan bendera. Poster-poster antara lain bertuliskan 'Usut Kasus Damkar dari Hulu', 'Jangan politisasi kasus damkar', dan 'Dahulukan Pengusutan Pembuat Radiogram kasus Damkar'.

Demonstrasi Garda Keadilan dilakukan pada saat tersangka kasus damkar Kota Medan, yakni Walikota Medan Abdillah sedang diperiksa. Untuk diketahui, KPK telah menahan Abdillah dan Wakil Walikota Medan Ramli sebagai tersangka dalam kasus ini.

Selain di Medan, pengadaan mobil damkar juga bermasalah di Makassar, Provinsi Riau dan Provinsi Kalimantan Timur. Untuk Makassar, mantan Walikota Makassar Baso Amirudin Maula telah diproses di Pengadilan Tipikor.

Sementara untuk Riau, KPK telah menetapkan mantan Gubernur Riau Saleh Djasit sebagai tersangka. Saleh Djasit yang sekarang anggota FPG DPR itu sudah diperiksa 8 kali namun belum ditahan sampai sekarang. (aba/ana)


Berita Terkait