Sidang Interpelasi BLBI Dilanjutkan, Boediono Berpidato

Sidang Interpelasi BLBI Dilanjutkan, Boediono Berpidato

- detikNews
Selasa, 12 Feb 2008 13:23 WIB
Jakarta - Setelah 1,5 jam menggelar lobi yang cukup alot antara pimpinan fraksi DPR, akhirnya sidang paripurna interpelasi BLBI dilanjutkan. Sidang dilanjutkan dengan mendengarkan penjelasan dari pemerintah yang disampaikan Menko Perekonomian Boediono.

Sidang bisa dilanjutkan karena hanya dua fraksi yakni FKB dan Fraksi Bintang Pelopor Demokrasi (FBPD) yang mengusulkan ditunda. Sementara 8 fraksi lainnya setuju untuk dilanjutkan.

"Setelah lebih dari 1 jam lobi, fraksi-fraksi sudah menyampaikan pendapatnya. Fraksi-fraksi menghendaki diteruskan penyampaian, penjelasan Presiden kecuali FPB dan FBPD. Apakah sidang ini setuju diteruskan?" tanya pimpinan sidang Muhaimin Iskandar saat membacakan hasil lobi dalam sidang paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (12/2/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anggota Dewan pun serentak mengatakan setuju. Palu tanda sidang dilanjutkan pun diketok oleh Muhaimin. Muhaimin kemudian mempersilakan Boediono untuk membacakan penjelasan pemerintah.

Saat Boediono berjalan ke podium, anggota FBPD M Tonas menyampaikan interupsi yang mempertegas untuk menunda sidang karena belum ada tanda tangan dari Presiden SBY dalam jawaban tertulis dari pemerintah.

"Sikap fraksi kami tetap keukeuh untuk mengusulkan sidang ini ditunda karena penjelasan pemerintah tidak ditandatangani oleh Presiden. Kita minta pada pimpinan untuk menunda sidang ini," kata Tonas yang disambut dengan sorakan huuu...oleh anggota Dewan lainnya.

Seorang anggota Dewan lainnya juga ada yang ingin menyampaikan interupsi lagi. Namun belum sempat menyampaikan interupsinya, Muhaimin langsung mempersilakan Boediono untuk segera membacakan penjelasan tersebut.

Dalam pembacaan penjelasan interpelasi DPR tersebut, beberapa anggota Dewan keluar ruangan. Namun 300-an dari 550 anggota Dewan masih bertahan di ruangan. Pembacaan jawaban interpelasi DPR dari pemerintah berlangsung tenang dan hening. (ziz/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads