Sidang bisa dilanjutkan karena hanya dua fraksi yakni FKB dan Fraksi Bintang Pelopor Demokrasi (FBPD) yang mengusulkan ditunda. Sementara 8 fraksi lainnya setuju untuk dilanjutkan.
"Setelah lebih dari 1 jam lobi, fraksi-fraksi sudah menyampaikan pendapatnya. Fraksi-fraksi menghendaki diteruskan penyampaian, penjelasan Presiden kecuali FPB dan FBPD. Apakah sidang ini setuju diteruskan?" tanya pimpinan sidang Muhaimin Iskandar saat membacakan hasil lobi dalam sidang paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (12/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat Boediono berjalan ke podium, anggota FBPD M Tonas menyampaikan interupsi yang mempertegas untuk menunda sidang karena belum ada tanda tangan dari Presiden SBY dalam jawaban tertulis dari pemerintah.
"Sikap fraksi kami tetap keukeuh untuk mengusulkan sidang ini ditunda karena penjelasan pemerintah tidak ditandatangani oleh Presiden. Kita minta pada pimpinan untuk menunda sidang ini," kata Tonas yang disambut dengan sorakan huuu...oleh anggota Dewan lainnya.
Seorang anggota Dewan lainnya juga ada yang ingin menyampaikan interupsi lagi. Namun belum sempat menyampaikan interupsinya, Muhaimin langsung mempersilakan Boediono untuk segera membacakan penjelasan tersebut.
Dalam pembacaan penjelasan interpelasi DPR tersebut, beberapa anggota Dewan keluar ruangan. Namun 300-an dari 550 anggota Dewan masih bertahan di ruangan. Pembacaan jawaban interpelasi DPR dari pemerintah berlangsung tenang dan hening. (ziz/nrl)











































