Rumah berlantai dua itu didatangi oleh 8 perampok yang menggunakan mobil Toyota Avanza. Mereka berhenti di depan pos keamanan sebelah barat rumah. Pos keamanan rumah pengusaha ada juga di sebelah timur.
Kemudian dua perampok turun dari mobil dan langsung izin kepada satpam untuk berteduh di pos keamanan sebelah barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu 6 perampok lainnya langsung masuk ke rumah dengan mendobrak pintu. Mereka semua membawa pistol. Sementara 2 perampok menunggu di luar rumah.
"Waktu itu yang ada di rumah Pak Chandra Kohar beserta ibu serta anaknya yaitu Nani Chandra," ujar Ketua RT 07 RW 03 Simprug, Suparman, kepada detikcom di kediamannya yang berjarak 2 blok dari rumah Chandra.
Setelah berhasil masuk ke rumah, kemudian perampok langsung masuk ke kamar. Di kamar yang tidak terkunci itu, mereka bertemu pemilik rumah. Para perampok tersebut langsung menodong pistol ke kepala Chandra dan istri serta anaknya. Lalu perhiasan senilai Rp 3 miliar yang ada di kamar berhasil digondol.
"Nggak lama kok aksi perampok itu. Paling-paling 15-30 menit," ucap Suparman.
Dalam aksinya, perampok tidak melukai penghuni rumah.
Seusai kejadian tersebut, satpam beserta pemilik rumah langsung tancap gas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kebayoran Lama pada Sabtu pagi. Lalu kasus ini diteruskan ke Polres Jakarta Selatan. Tidak beberapa lama, polisi langsung melakukan olah TKP.
Menurut sumber detikcom di kepolisian, keluarga ini adalah pemilik salah satu hotel ternama di kawasan Blok M serta sebuah apotek terkenal di kawasan ternama. Selain itu juga Chandra memiliki pabrik di kawasan industri Pulogadung. Candra Kohar dulunya berprofesi sebagai dokter dan sekarang sudah pensiun. (nik/nrl)











































