Hal itu diungkapkan Kapolres Sleman, AKBP Suharsono di Mapolsek Depok Timur, di Jl Ringroad Utara Condongcatur Sleman, Yogyakarta, Selasa (12/2/2008).
"Sudah kita teliti dan periksa kemarin. Tapi belum mendapatkan yang mengarah ke itu (teror). Namun semua masih kita dalami," kata Suharsono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah rekan korban juga sudah dimintai keterangan, terutama mengenai kondisi korban sebelum ditemukan tewas di jalur lambat kawasan Ringroad Utara Mlati Sleman. "Keterangan saksi masih kita kumpulkan, tapi belum mengarah ke penyidikan sehingga belum ada BAP (Berita Acara Pemeriksaan)," kata dia.
Berbagai kemungkinan lain mengenai penyebab tewasnya Lambang, seperti kecelakaan tunggal atau tabrak lari, juga terus didalami. Begitu pula dengan kemungkinan apakah peristiwa ini terkait dengan profesi korban.
"Semua kemungkinan itu masih dipelajarai dan didalami. Saat ini semua kemungkinan masih terbuka. Kita masih mengumpulkan keterangan," ungkap dia.
Meski sudah memeriksa isi SMS di HP, kata Suharsono, pihak keluarga sampai sekarang belum dimintai keterangan. Hal itu disebabkan masih dalam suasana bergabung dan masih shock.
"Tunggu waktu saja bila sudah tenang akan kita perdalam lagi. Kita masih menunggu hasil dari labfor dan otopsi secara lengkap," kata Suharsono. (bgs/djo)











































