Pernyataan keprihatinan Presiden SBY dan tidak ada kaitannya dengan masalah itu.
"Sejauh ini tidak ada yang menuduh keterkaitan kita dalam penyerangan tersebut. Semua tahu itu lebih merupakan masalah internal di Timor Leste," tegas Menlu di kantornya, Jalan Pejambon, Jakarta, Selasa (12/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah, imbuh Hassan, hanya mengantisipasi dengan terus mengamankan wilayah-wilayah perbatasan. Pengamanannya pun relatif biasa.
"Bukan ekstra luar biasa, dan kita tetap akan melanjutkan hubungan yang rekonsiliatif dengan Timor Leste terhadap beban masa lalu kita. KKP akan terus dilakukan dan kontak secara intim juga terus berlangsung," bebernya.
Bahkan tahun lalu saat tentara dan polisi Timor Leste kolaps, kata Menlu, penjagaan hanya dilakukan tentara RI. "Dan, itu aman," tegasnya.
Dan selama ini, lanjut dia, tidak ada gangguan sama sekali dalam hal rekonsiliasi tersebut. "Justru persahabatan kita semakin maju. Tentang kerjasama perbatasan, lintas batas dan pedagangan perbatasan juga terus dilakukan," ujarnya.
Terkait insiden yang menyebabkan Horta dirawat secara intensif, kata dia, pihaknya telah melakukan kontak setingkat perwakilan RI di sana. "Dan hari ini kita akan surati Menlu Timor Leste untuk menyatakan keprihatinan," kata dia.
Menlu juga memastikan kondisi WNI di Bumi Lorosae aman. "Tadi malam kita keliling Dili dan kondisinya tenang. Masyarakat kita aman tidak ada yang jadi korban," katanya.
(umi/nrl)











































