"Memang hak Presiden hadir atau tidak, tapi ketidakhadiran Presiden berarti Presiden cuci tangan. Bukankah ini warisan seniornya, almarhum Soeharto," kata Ketua FPDIP Tjahjo Kumolo kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (12/2/2008).
PDIP, imbuh dia, sebetulnya sudah memperkirakan ketidakhadiran SBY dalam menjawab interpelasi BLBI. Karena itu PDIP berharap penanganan kasus ini tidak jalan di tempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia juga meminta pemerintah tetap berpegang pada UU yang berlaku dalam menyelesaikan kasus ini.
"Jangan sampai kasus BLBI jadi mainan politik partai atau DPR. Karena itu pemerintah harus melakukan tindakan terhadap obligor BLBI yang tidak menunjukkan itikad baiknya," kata dia.
(umi/nrl)











































