Kepada AFP, GM RS Royal Darwin Len Notaras menyatakan Ramos Horta menjalani operasi selama 2,5 jam dan saat ini dalam kondisi yang baik untuk menghadapi operasi yang kedua dalam 24 jam.
"3 Operasi telah dilakukan terhadap luka tembak akibat insiden tersebut. Operasi berjalan baik dan Presiden Ramos Horta dalam kondisi stabil," tutur Notaras seperti dilansir AFP, Selasa (12/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim dokter di Darwin ini telah mengeluarkan peluru yang bersarang di sebelah kanan paru-parunya. Peluru kedua akan dikeluarkan dalam operasi kedua dan diharapkan dapat dilakukan dalam 36 jam.
"Sangat sulit untuk mengatakan dengan kecepatan senjata yang sangat tinggi, berapa peluru yang menghajarnya. Tapi dipastikan 2, kemungkinan 3 jika dilihat dari arah masuk yang sama, bagian kanan dan belakang," paparnya.
(ary/ptr)











































