Sepasang Tersangka Kasus Pencurian Nikah di Kantor Polisi

Sepasang Tersangka Kasus Pencurian Nikah di Kantor Polisi

- detikNews
Senin, 11 Feb 2008 16:56 WIB
Pekanbaru - Sepasang kekasih yang berstatus tersangka menikah di dalam sel tahanan polisi. Pernikahan terpaksa dilakukan karena sang pacar keburu hamil duluan. Walah!

Dua sejoli itu adalah Reni Setiansih (24) dan Hari Saputra (19). Pasangan janda dan lajangan ini, tidak hanya sebatas sebagai hubungan tali cinta saja. Tapi mereka berdua juga kompak dalam urusan bisnis haram. Sang cowok sehari-harinya berprofesi sebagai pencuri HP. Nah, tugas Reni sebagai penampung HP curian.

Tapi nasib sial menimpa mereka. Dua pecan lalu, Hari tertangkap pihak kepolisian ketika sedang beraksi. Setelah kasus ini dikembangkan, diketahui HP curian itu ditampung Reni janda anak 2 yang tidak lain kekasinya sendiri. Dari sana polisi menggiring ke duanya di dalam Sel Polsek Rumbai, Pekanbaru.

Belakangan diketahui Reni rupanya sudah berbadan dua. Mengetahui Reni berbadan dua, pihak keluarga tidak mau janin yang dikandungnya itu lahir tanpa bapak. Karena itu, pihak keluarga perempuan mendesak Hari untuk segara menikahinya. Lantas, Senin (11/2/2008), sepasang kekasih berstatus tersangka pencurian dan penadah ini dinikahkan di dalam sel tahanan.

Layaknya sebuah pernikahan resmi, kedua pasangan ini diberi kesempatan pihak kepolisian untuk berdandan. Kaos oblong warna biru tua bertulisan "tanahan" yang selama ini mereka kenakan, untuk sementara dicopot sebentar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pernikahan ini, Reni tampak mengenakan pakai kebaya warna kuning muda. Sedangkan Heri mengenakan busana melayu dengan warna yang sama. Ijab Kabul mereka dipandu Staff KUA Rumbai, Buyung Rambe.

"Saya diminta pihak keluarga mempelai perempuan untuk segara menikahkan kedunya. Hanya saja kami sangat menyangkan, pernikahan ini tidak disaksikan dari pihak keluarga mempelai laki-laki," kata Buyung Rambe.

Usai pernikahan, kedua mempelai ini terlihat malu ketika wartawan eletronik akan mengabadikan keduanya. Untuk menghindari sorotan kemera wartawan, keduanya mengambil kain sarung. Lantas keduanya masuk dalam kain sarung untuk menutupi wajahnya. (cha/djo)


Berita Terkait