"Saya sangat terkejut akan perkembangan pagi ini di Timor Timur," kata PM Rudd kepada wartawan di Canberra seperti dilansir The Daily Telegraph, Senin (11/2/2008).
"Tampaknya ini merupakan serangan terkoordinir yang ditujukan untuk membunuh pemimpin Timor Timur yang dipilih secara demokratis, yang merupakan teman dekat dan mitra Australia," ujar pemimpin negeri Kangguru itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"PM Xanana Gusmao telah bertanya apakah saya bisa berkunjung ke Timor Timur pekan ini dan saya berniat untuk menerima undangannya itu," tutur Rudd.
Diimbuhkan Rudd, tujuan kedatangannya adalah untuk memperkuat tekad Australia dalam mendukung Timor Leste di saat yang merupakan tantangan besar akan proses demokrasi Timor Leste. (ita/sss)











































