Benda berbahaya itu ditemukan sekitar pukul 11.45 WIT, Senin (11/2/2008), tepatnya di dekat papan nama kantor Gubernur Malut, Jalan Pahlawan Revolusi, Ternate.
Informasi yang dikumpulkan detikcom di lapangan menyebutkan, bom rakitan tersebut sudah sempat dinyalakan. Namun aksi peledakan gagal karena sumbu bom tersebut mati. Saat ini bom rakitan tersebut diamankan di Polres Ternate.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di lihat dari bentuknya mirip dengan bom rakitan yang meledak di rumah dinas ketua PT Malut. Pelaku diduga berasal dari pihak yang sama. Tapi semua ini masuk kita selidiki," ujar Nurcahyo.
Sebelumnya, sekitar pukul 04.15 WIT, sebuah bom rakitan meledak di rumah dinas Ketua PT Malut Kamaludi Kurip. Kejadian tersebut menyebabkan 2 mobil di garasi rumah Kamaludin rusak. Maraknya teror bom di Malut ini diduga terkait dengan kemelut pilkada di provinsi terebut.
(djo/umi)











































