Rekanan Irawady Merasa Diancam

Rekanan Irawady Merasa Diancam

- detikNews
Senin, 11 Feb 2008 11:10 WIB
Jakarta - Pernyataan komisioner Komisi Yudisial (KY) Irwady Joenoes yang menyebutkan kedekatannya dengan Ketua KPK, Jaksa Agung, dan Kapolri sudah merupakan bentuk ancaman. Hal inilah yang membuat Dirut PT Persada Sembada Freddy Santoso takut.

"Bagi saya secara psikologis merupakan ancaman. Seakan-akan saya, keluarga saya, dan bisnis saya akan mengalami kesulitan jika tidak menuruti kehendaknya," kata Freddy.

Freddy menyampaikan pernyataan ini dalam pembelaannya (pledoi) di Pengadilan Tipikor, Gedung Uppindo, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (11/2/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Permintaan sejumlah uang dari Irawady, lanjut Freddy, seakan-akan tersirat pesan untuk tidak menganggap remeh permintaannya, karena dia mempunyai akses dengan penguasa.

"Dengan akses itu, dia dapat mempersulit saya, keluarga, dan bisnis saya," ujar dia.

Freddy khawatir, jika dirinya menolak memberi uang akan membuat Irawady sakit hati, dan tentu keluarga dan bisnisnya akan terganggu.

"Kan dia pejabat yang punya kekuasaan. Dari pada dibuat susah lebih baik saya kasih," imbuh dia.

Freddy mengaku kecewa dengan pertimbangan jaksa penuntut umum yang menyatakan rasa takut yang dialaminya tidak logis dan mengada-ngada, karena tidak ada ancaman kepada dirinya.

"JPU dapat saja berpendapat rasa takut tidak logis dan mengada-ngada. Hal ini tentu akan logis dan mengada-ngada jika yang mengalami Bapak-bapak JPU," katanya.

Menurutnya JPU merupakan penegak hukum yang mendapat fasilitas keamanan dan perlindungan dari pemerintah. Berbeda dengan dirinya yang hanya warga biasa.

"Rasa takut pasti timbul jika berhubungan dengan aparat pemerintah, terlepas siapa yang salah," pungkas dia.

JPU menuntut Freddy 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 6 bulan kurungan. Freddy terbukti telah menyuap penyelenggara negara Rp 600 juta dan 30 ribu dolar dalam pengadaan tanah yang terletak di Kramat Raya. (mly/ana)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads