Demikian diungkapkan penasihat Horta, James Dunn yang merupakan mantan konsultan Australia di Timor Timur, Senin (11/2/2008) seperti dilansir news.com.au.
Horta dan Xanana ditembak oleh sekelompok tentara pemberontak yang dipimpin Alfredo Reinado, yang tewas ditembak pasukan pengawal militer Horta dalam insiden itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tampaknya ini merupakan upaya bodoh untuk melakukan kudeta," imbuh Dunn.
Horta mengalami luka parah akibat penembakan di rumahnya di Dili itu. Peraih Nobel Perdamaian itu akan diterbangkan ke Darwin, Australia untuk menerima pengobatan lebih lanjut.
Sedangkan Xanana luput tanpa cedera dari penembakan tersebut.
(ita/nrl)










































