"Kita prihatin terhadap serangan ini dan lagi-lagi menunjukkan situasi keamanan di Timor Leste terganggu," kata Menlu Hassan Wirajuda di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (11/2/2008).
Sebagai tetangga, menurut dia, Indonesia berharap situasi keamanan dapat dipulihkan. Serangan terhadap Horta dan Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao dinilai sebagai kerawanan yang begitu besar terhadap keamanan kepala negara dan pemerintahan di Timor Leste.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hassan menambahkan, tidak ada permintaan bantuan dari Timor Leste. Situasi sudah dikendalikan pasukan Australia, New Zealand, dan pasukan PBB.
"Tidak ada bantuan. Keamanan sudah dapat dikendalikan. Dari perkembangan situasi tidak ada keperluan meminta bantuan kita," ujarnya.
Dikatakan dia, pemerintah membantu menciptakan suasana kondusif dengan melakukan penjagaan di perbatasan Timor Leste. Selama 2 tahun terakhir sejak lumpuhnya polisi dan tentara di Timor Leste, keamanan di perbatasan hanya dilakukan dari sisi pemerintah Indonesia. (aan/sss)











































