Ledakan bom terjadi sekitar pukul 04.15 WIT, Senin (11/2/2008) di rumah Ketua PT Malut Kamaluddin Kurip. Rumah tersebut terletak di Jalan Tabona Kelurahan Tabona, RT 01 RW 01, Kecamatan Kota Ternate Selatan, Maluku Utara.
Bom tersebut diledakkan di garasi mobil. Ledakan yang bersifat low explosive itu tidak menimbulkan korban jiwa. Namun 2 mobil Ketua PT Malut rusak parah. Kerusakan di bagian belakang mobil dan kaca depan maupun belakang. Dua mobil yang rusak tersebut yakni mobil sedan hitam bernopol BG 8159 MU dan sedan hitam bernopol BG 1147 AA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pelaku masih dalam pengejaran. Kita saat ini masih melakukan olah TKP karena belum memastikan jenis bom apa yang dipakai," ujar Achmad.
Dugaan kuat, berdasarkan informasi yang berkembang, ledakan bom terkait dengan dilakukannya pleno perhitungan suara ulang dalam Pilkada Maluku Utara yang digelar KPU Pusat di Hotel Bidakara Jakarta pada hari ini.
Pada 22 Januari 2008, Mahkamah Agung (MA) membatalkan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang melakukan rekapitulasi perhitungan ulang serta mengambil alih penetapan pasangan calon terpilih yakni Abdul Gafur dan Abdul Rahim Fabanyo.
Majelis juga memerintahkan agar KPU Maluku Utara melakukan penghitungan ulang rekapitulasi perhitungan suara di tiga kecamatan di Kabupaten Halmahera Barat, yaitu Jailolo, Ibu Selatan dan Sahu Timur.
(nik/nrl)











































