Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta ditembak di rumahnya di Dili. Saat ini Horta dalam kondisi stabil usai menjalani operasi untuk mengobati luka-lukanya.
Buntut kejadian itu, Departemen Urusan Luar Negeri dan Perdagangan Australia (DFAT) kembali mengeluarkan travel warning untuk Timor Leste. Seluruh warga Australia diingatkan untuk mempertimbangkan kembali niat mereka pergi ke negara itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Presiden Timor Timur Jose Ramos Horta ditembak dalam sebuah serangan di rumahnya pada 11 Februari 2008," demikian tertulis dalam travel warning DFAT.
"Warga Australia diimbau untuk menerapkan kewaspadaan tinggi pada saat ini dan menghindari bepergian ke tempat-tempat lokal yang tidak perlu," imbau DFAT.
DFAT juga mengingatkan rawannya situasi keamanan di Timor Leste dan risiko terjadinya kerusuhan sipil.
(ita/sss)











































