Warga Australia Diimbau Tidak Pergi ke Timor Leste

Warga Australia Diimbau Tidak Pergi ke Timor Leste

- detikNews
Senin, 11 Feb 2008 09:47 WIB
Canberra - Pemerintah Australia mengeluarkan peringatan perjalanan ke Timor Timur menyusul krisis politik terbaru yang menimpa negeri bekas kedaulatan Indonesia itu.

Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta ditembak di rumahnya di Dili. Saat ini Horta dalam kondisi stabil usai menjalani operasi untuk mengobati luka-lukanya.

Buntut kejadian itu, Departemen Urusan Luar Negeri dan Perdagangan Australia (DFAT) kembali mengeluarkan travel warning untuk Timor Leste. Seluruh warga Australia diingatkan untuk mempertimbangkan kembali niat mereka pergi ke negara itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Warga Australia di Timtim juga diingatkan untuk menerapkan kewaspadaan tinggi dan berhati-hati. Demikian pernyataan DFAT seperti dilansir harian Sydney Morning Herald, Senin (11/2/2008).

"Presiden Timor Timur Jose Ramos Horta ditembak dalam sebuah serangan di rumahnya pada 11 Februari 2008," demikian tertulis dalam travel warning DFAT.

"Warga Australia diimbau untuk menerapkan kewaspadaan tinggi pada saat ini dan menghindari bepergian ke tempat-tempat lokal yang tidak perlu," imbau DFAT.

DFAT juga mengingatkan rawannya situasi keamanan di Timor Leste dan risiko terjadinya kerusuhan sipil.
(ita/sss)


Berita Terkait