"Kami meminta jawaban, bagaimana kebocoran keamanan ini bisa terjadi," cetus Mari Alkatiri, Sekretaris Jenderal Fretilin, seperti dilansir news.com.au, Senin (11/2/2008).
Fretilin tak habis pikir, bagaimana mungkin pasukan pemberontak bisa memasuki kediaman Presiden dan Perdana Menteri Xanana Gusmao. Alkatiri yang merupakan mantan Perdana Menteri itu meminta pasukan PBB yang tergabung dalam United Nations Mission in Timor-Leste (UNMIT) dan pasukan International Stabilisation Force (ISF) yang dipimpin Australia untuk menjelaskan peristiwa berdarah itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT











































