Horta Tertembak, Fretilin Pertanyakan Pengamanan PBB

Horta Tertembak, Fretilin Pertanyakan Pengamanan PBB

- detikNews
Senin, 11 Feb 2008 09:25 WIB
Dili - Sejak lepas dari Indonesia pada 1999, kondisi keamanan Timor Leste harus dibantu pasukan PBB. Namun, peristiwa penembakan Presiden Ramos Horta membuat partai terbesar Timor Leste, Fretilin, mempertanyakan pengamanan PBB.

"Kami meminta jawaban, bagaimana kebocoran keamanan ini bisa terjadi," cetus Mari Alkatiri, Sekretaris Jenderal Fretilin, seperti dilansir news.com.au, Senin (11/2/2008).

Fretilin tak habis pikir, bagaimana mungkin pasukan pemberontak bisa memasuki kediaman Presiden dan Perdana Menteri Xanana Gusmao. Alkatiri yang merupakan mantan Perdana Menteri itu meminta pasukan PBB yang tergabung dalam United Nations Mission in Timor-Leste (UNMIT) dan pasukan International Stabilisation Force (ISF) yang dipimpin Australia untuk menjelaskan peristiwa berdarah itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk meredakan situasi Dili, Alkatiri berjanji akan bekerja sama penuh dengan aparat keamanan. Pria keturunan Arab itu mendukung setiap upaya mencari solusi memecahkan masalah-masalah pelik yang dihadapi negara termiskin di Asia Pasifik itu. (aba/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads