Menurut pemilik vila, Agung Made Kastadi, Murphy tidak seperti umumnya warga asing yang tinggal di Indonesia, yang mempekerjakan penjaga keamanan. Sejak menyewa vilanya pada Januari 2005, Murphy tidak pernah memiliki satpam.
"Kadang-kadang dia memanggil saya untuk memperbaiki sesuatu di vila. Dia orang yang sangat ramah," kata Kastadi seperti dilansir The Daily Telegraph, Minggu (10/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Kastadi, Murphy adalah wanita yang suka berpesta setiap Sabtu malam. Dia juga sangat ramah dan tampak ceria.
Sementara itu, polisi yang telah melakukan penggeledahan di vila itu tidak menemukan adanya pembobolan, maupun senjata tajam. Kapores Badung, AKBP Ahmad Subarkah menyebut Murphy terakhir terlihat bersama rekannya pada Sabtu 9 Februari 2008, sekitar pukul 19.00 Wita.
Achmad menjelaskan, Murphy tengah berada dalam proses akhir perceraian. Mantan suaminya yang merupakan warga Australia juga tinggal di Bali.
Heidi Murphy tewas dengan kondisi mengenaskan di vilanya pada Minggu 10 Februari. Saat ditemukan, ada 16 luka tikam di tubuhnya. (fiq/aba)











































