Murphy mengalami luka tikam yang dilancarkan pembunuhnya berkali-kali. Setidaknya ada 16 luka tikam, satu di leher, yang lainnya di punggung. Ada pula luka di sekitar telinga dan tangannya.
"Sangat memungkinkan Murphy sempat mencoba melawan si pembunuh," kata Kapolres Badung, AKBP Ahmad Subarkah, seperti dilansir The Daily Telegraph, Senin (11/2/2008)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Murphy ditemukan Minggu 10 Februari oleh seorang pelukis yang hendak menggambar di vila itu. Pemilik vila, Agung Made Kastadi, menyebut bahwa pelukis itu datang ke vila pada Minggu 10 Februari sekitar pukul 12.00 WITA.
Meski telah berulangkali mengetuk pintu, pelukis itu tidak mendapat jawaban dari dalam vila. Dia pun meloncati pagar dan menemukan tubuh Murphy yang telanjang dan penuh luka ditutup selimut.
Dalam keadaan shock, dia segera memberi tahu Kastadi yang buru-buru melapor ke polisi.
Murphy telah tinggal selama beberapa tahun di vila yang berada di kawasan Canggu, Kuta Utara, Bali. Dia memiliki bisnis garmen dan tekstil di kawasan Kerobokan, tak jauh dari tempat tinggalnya itu.
(fiq/aba)











































