Hal itu diungkapkan Departemen Kehutanan Cina, seperti dilansir AFP, Minggu (10/2/2008).
Badai salju telah menghantam lebih dari setengah provinsi di Cina. Di provinsi yang paling parah, hampir 90 persen hutan telah hancur berdasarkan laporan yang dirilis pertama kali oleh media pemerintah, China Daily.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk menghadapi situasi yang lebih buruk, pemerintah menyarankan daerah yang tidak dipengaruhi badai salju untuk meningkatkan suplai bibit untuk penghutanan kembali pada musim semi nanti. Awal April diharapkan program ini sudah dimulai.
Musnahnya hutan ini diperkirakan akan meningkatkan risiko kepunahan tanaman dan binatang, konflik sosial, perubahan iklim dan bencana alam seperti banjir dan longsor. (aba/aba)











































