Gila! Orang Pingsan Bertumpuk 3

Petaka Konser Bandung

Gila! Orang Pingsan Bertumpuk 3

- detikNews
Minggu, 10 Feb 2008 09:42 WIB
Bandung - Bermalam minggu sambil menonton konser musik dipilih sebagian anak muda di Bandung. Namun siapa sangka, kegiatan itu malah berakhir maut bagi 10 anak muda. Saat konser usai, begitu banyak orang pingsan lantaran gedung pertunjukan kelebihan muatan.

Sebagian orang yang pingsan bahkan terinjak-injak pengunjung pertunjukan lainnya yang memang tengah berdesak-desakkan.

"Gila, banyak banget yang pingsan. Malah ada orang pingsan yang bertumpuk 2 sampai 3 di lantai," ujar Dani Ramdani, salah satu pengunjung konser musik grup band Beside.

Hal itu disampaikan Dani di RSHS Bandung, Minggu (10/2/2008) pagi.

Dani adalah teman Tian Kristianto, korban terwas usai konser musik di Gedung AACC Bandung. Mereka juga sama-sama tinggal di Jl Babakan Sari III RT 5 Rw 15, Kiara Condong, Bandung.

"Kami berangkat sendiri-sendiri dan ketemu  di AACC. Konser sudah mulai pukul 16.00 WIB, dan kami baru sampai pukul 19.00 WIB," ujar Dani.

Saat mereka datang pada 9 Februari 2008 malam, tiket konser musik sudah habis terjual. Namun banyak orang yang ingin melihat pertunjukkan, sehingga mereka nekat menjebol pintu utama.

"Saat masuk ke gedung, belum terlalu padat. Kami lalu duduk di tangga (tempat duduk disusun berundak tanpa kursi)," sambungnya.

Pada saat di dalam gedung, Dani bahkan sempat menitipkan tasnya kepada Tian. "Tian waktu itu menowel saya dan mengatakan kalau tas saya dititipkan kepada teman yang lain, Angga," lanjutnya.

Ketika jam menunjukkan pukul 21.00 WIB, kembang api sempat dinyalakan di dekat panggung. Tidak jelas siapa yang telah menyulut. Dalam hingar bingar musik, Dani melihat beberapa orang yang mabuk.

Ketika pertunjukan usai, massa di dalam gedung pun menyerbu pintu. Mereka hendak keluar. Dua pintu depan disesaki orang, akibatnya pintu samping ikut dijebol untuk keluar. Apesnya, di pintu utama ada puluhan orang yang akan masuk ke gedung.

"Jadi ada yang mau masuk dan ada yang mau keluar. Desak-desakkan sekitar 1 jam. Saat itu banyak yang pingsan, pada teriak-teriak. Ada yang keinjak-injak. Saya juga sempat jatuh karena pusing, tapi ada yang narik saya," sambung Dani.

Menurutnya, tidak ada perkelahian dalam acara itu. Hanya penonton yang saling berdesakkan.

"Saya sering nonton konser band lokal di AACC, tapi tidak sepadat semalam. Semalam ada 1.000-an orang padahal kapasitasnya nggak segitu," pungkas Dani. (nvt/nvt)


Berita Terkait