"Desak-desakkan, sampai diinjak-injak," ujar ibunda Tian, Sri Novayanti, di RSHS, Bandung, Minggu ( 10/2/2008).
Warga Jl Babakan Sari III RT 5 Rw 15, Kiara Condong, Bandung itu mengatakan, Tian pamit akan menonton konser pada Sabtu 9 Februari 2008 petang. 12 Temannya sudah pulang sekitar pukul 23.30 WIB. Namun sosok Tian tak terlihat di antara rombongan itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kesedihan yang sama juga dialami orangtua Akhmad Wahyu. Sulung dari 2 bersaudara berusia 18 tahun ini juga tewas usai konser musik digelar.
"Dia baru lulus tahun lalu, dan baru 2 minggu kerja di Mal BIP. Dia pulang kerja pukul 17.00 WIB dan pukul 19.00 WIB pamit mau ke AACC," tutur ibunda Wahyu, Siti Aminah.
"Saya bilang jangan lama-lama karena besok kerja pagi. Saat teman-temannya sudah pada pulang, dia belum pulang sendiri. Lalu polisi datang ke rumah untuk memberi tahu. Saya tidak ada firasat apa-apa," imbuh Siti tak kuasa menahan air mata.
Siti masih menunggu jenazah Wahyu bisa dibawa pulang ke Jl Siti Monigar, Gg Adi Kacih RT 4 RW 2, Kelurahan Nyeng Sered, Kecamatan Astana Anyar, Bandung. Hingga pukul 06.30 WIB, belum ada satupun jenazah yang dibolehkan dibawa pihak keluarga lantaran masih diotopsi. (nvt/nvt)










































