Demikian dilansir dari bbc, Sabtu (9/2/2008).
Pemilu akan dilakukan di Negeri Sepatu pada 13 dan 14 April mendatang setelah pemerintahan kiri tengah Romano Prodi jatuh akhir bulan lalu. Berlusconi semakin percaya diri karena berbagai polling menunjukkan dirinya bakal menang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berlusconi berkampanye dengan menyerang para rival politiknya. Dia mengatakan, orang-orang Marxis menitikberatkan pada persoalan pajak, longgar pada imigrasi ilegal, dan lemah pada kriminal.
"Kiri membawa Italia hingga bertumpu pada lututnya. Jadi kami katakan, Italia ayo bangkit!" ujar pria 71 tahun ini.
Berlusconi menekankan pendirian konservatifnya pada pentingnya kehidupan rumah, saat keluarga tumbuh dengan didasari cinta antara laki-laki dan perempuan. Pemilik klub sepakbola AC Milan ini juga menekankan pentingnya nilai-nilai yang berdasar pada tradisi Kristen Eropa.
Dia juga mendesak partai-partai berhaluan kanan tengah untuk bersatu dibawah kelompok baru bernama Kebebasan Rakyat dalam persaingan pemilu. Beberapa pihak menyetujui, termasuk Aliansi Nasional.
Berlusconi menjadi PM Italia untuk pertama kali pada 1994. Namun pemerintahannya runtuh dalam 7 bulan. Dia kembali duduk di kursi PM pada 2001 mesipun dituduh melakukan korupsi. Akhirnya dia kalah dalam pemilihan 2006 oleh Romano Prodi. (nvt/nvt)











































