PKS Janji Setia Dukung Kader Golkar Jadi Cagub Sumut

PKS Janji Setia Dukung Kader Golkar Jadi Cagub Sumut

- detikNews
Sabtu, 09 Feb 2008 18:55 WIB
Medan - Sekitar 5 ribu lebih simpatisan PKS memadati lapangan Benteng, Medan. Mereka menghadiri tablig akbar sekaligus pendeklarasian pasangan Cagub-Cawagub Sumut. PKS mengucap janji setia untuk cagub Sumut yang merupakan kader Golkar.

Bersama 11 partai lainnya,antara lain PPP dan PBB, PKS mengusung pasangan Syamsul Arifin dan Gatot Puji Nugroho. Acara digelar selama 1,5 jam sejak pukul 16.00 WIB, Sabtu (9/2/2008).

Syamsul adalah Bupati Langkat, yang juga Ketua Dewan Penasihat Golkar Kabupaten Langkat. Sedang Gatot adalah Ketua DPW PKS Sumut.

"Secara prinsip tetap mengusung pribadi yang bersih, peduli, dan profesional. Kita mau orang yang bermoral dan saleh, ini dimiliki pasangan ini," jelas Presiden PKS Tifatul Sembiring dalam sambutannya.

Tifatul juga meminta agar praktek-praktek pelanggaran hukum disikat dari bumi Sumut. "Tidak ada lagi praktek perjudian, premanisme, dan pelacuran," tandasnya.

Sebelumnya pasangan Cagub dan Cawagub ini menyampaikan pidato sambutan. Dan saat giliran Syamsul, pria gemuk ini sempat keseleo lidah saat mengucapkan PKS.

Dia menyebut PKS sebagai Partai Keadilan Sosial. Tapi untungnya ini segera diralat. "Maaf, Partai Keadilan Sejahtera. Allahu Akbar," ucap pria yang tampak ramah ini.

Dalam kesempatan ini petinggi, serta kader PKS di Sumut juga mengucapkan baiat atau janji setia untuk kedua pasangan.

Janji ini langsung dipimpin Tifatul, dengan sebelumnya mengucapkan istighfar dan syahadat serta mengucapkan janji agar tetap berpegang pada sunah Allah dan rasul.

"Setia pada PKS dan menjunjung tinggi AD/ART, percaya dan patuh pada Qiyadah dan putusan mereka untuk memenangkan Syamsul Arifin dan pada pemilihan gubernur Sumut 2008. Allah bersaksi atas apa yang kami ucapkan," ucap Tifatul yang diikuti kader lainnya.

Dalam acara ini hadir pula Menpora Adhyaksa Dault, Anggota DPR asal PKS antara lain Anshori Siregar, Aan Rohana, dan Chaerul Anwar.

Ketua MPR Hidayat Nur Wahid yang dijadwalkan hadir, tidak menghadiri acara ini. Padahal wajah mantan Presiden Partai Keadilan (PK) ini terpasang di logo safari dakwah. Panitia sempat menjelaskan bahwa Hidayat berhalangan hadir karena ada agenda lain.
(ndr/asy)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads