Insiden ini terjadi pada Jumat pagi dalam sebuah kelas yang berisi mahasiswi universitas teknik seperti diberitakan The New York Time, Sabtu (9/2/2008).
Juru Bicara polisi Baton Rouge, Louisana, L’Jean McKneely, mengatakan penyelidik belum dapat mengetahui motif pembunuhan ini. Dia pun tidak menyebutkan nama korban penembakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang mahasiswa, Blake Thibodeaux (20) menjelaskan saat kejadian dia berada dekat dengan ruang kelas. Saat itu dia mendengar suara yang sempat diduga suara pintu yang terbanting. Dia pun meminta gurunya untuk melihat apa yang terjadi.
"Saya lari menuju suara itu dan saat di depan pintu saya melihat dia sedang menembak," ujar dia.
Usai kejadian, polisi mulai meminta keterangan para mahasiswa yang berhasil kabur.
McKneely mengatakan korban berada di antara sekitar 20 orang mahasiswa. Beberapa siswa saat kejadian berlindung di bawah meja tulis. Dan saat tersadar, pembantaian sudah berakhir. Mereka kemudian berlarian keluar sambil menjerit dan menangis tersedu-sedu.
Aksi koboi mahasiswa yang terparah juga pernah menimpa 32 orang di Virginia Tech pada April 2007. Si pelaku pun kemudian membunuh dirinya dengan senapan. (mly/asy)










































