Sumber di kepolisian Swiss seperti dikutip AFP Sabtu (9/2/2008) menyebutkan, dua lukisan minyak berjudul "Tete de Cheval" yang dibuat tahun 1962 dan "Verre et pichet" yang dibuat pada 1944 itu dicuri pada Rabu 6 Februari lalu dari museum yang terletak di timur kota Pfaeffikon.Hingga kini polisi belum mengetahui bagaimana cara para pencuri bisa masuk dan mematikan alarm. Hasil penyelidikan menunjukkan para pencuri meninggalkan museum sekitar pukul 7 pagi. Para penjaga museum baru sadar ketika dua lukisan telah raib.
Picasso terkenal sebagai pelukis dengan aliran kubisme. "Tete de Cheval" adalah lukisan bergambar kepala kuda. Sedangkan "Verre et pichet" bergambar gelas dan teko yang berwarna biru dan hijau.
Kedua lukisan itu sebenarnya milik Museum Sprengel di Hanover, Jerman yang sedang dipinjamkan untuk dipamerkan bagi masyarakat Swiss. Atas peristiwa itu, pihak museum menjanjikan hadiah uang yang tidak disebutkan jumlahnya bagi masyarakat yang bisa memberikan informasi mengenai keberadaan dua lukisan berharga tersebut.
(bal/bal)











































