Diperiksa 8 Jam, Henry Leo Dicecar Banyak Pertanyaan

Diperiksa 8 Jam, Henry Leo Dicecar Banyak Pertanyaan

- detikNews
Jumat, 08 Feb 2008 23:15 WIB
Jakarta - Salah satu terdakwa dugaan korupsi di PT Asuransi ABRI (PT Asabri), Henry Leo, selesai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung(Kejagung). Pengusaha itu mengaku dicecar  banyak pertanyaan oleh penyidik.

"Banyak sekali (pertanyaan) saya sampai tidak ingat," ujar Henry Leo di Gedung Bundar Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Jumat (8/2/2008).

Pria yang mengenakan batik coklat itu diperiksa selama 8 jam sejak pukul 13.00 WIB. Dia tampak meninggalkan Gedung Bundar Kejagung bersama istrinya, Iyul Sulinah, pukul 21.30 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Henry Leo mengungkapkan, dirinya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka baru dalam kasus yang merugikan negara Rp. 410 milyar itu, Tan Kian. Tan Kian adalah pemilik plaza Mutiara.

Henry Leo mengatakan, dirinya diperiksa perihal pembelian gedung plaza Mutiara dari Tan Kian dengan memakai uang PT Asabri. "Sekitar pembelian plaza mutiara yang ada dana Asabri di situ," imbuh Henry Leo.

Sebelumnya, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Kemas Yahya Rahman mengatakan, Gedung Plaza Mutiara awalnya adalah milik Tan Kian.

Bersama Henry Leo, Tan Kian membeli kembali gedung yang terletak di Mega Kuningan,
Jakarta Selatan, itu. Untuk itu, mereka mendirikan perusahaan bernama PT Permata
Birama Sakti sebagai pembeli sekaligus pengelola.

Menurut Henry Leo, untuk membeli plaza Mutiara, dirinya telah menyerahkan uang Rp 13 milyar kepada Tan Kian yang merupakan pemimpin PT Permata Bima Sakti.

"Saya beli plaza Mutiara dari dia, kan. Jadi dia menerima pembayaran dari saya," pungkas Henri Leo seraya masuk ke dalam Avanza hitam bernopol B 1962 LE.

Seperti diketahui, selain Henry Leo, kasus Asabri juga telah mendudukkan mantan Dirut PT Asabri, Mayjen (Purn) Subarda Midjaja, sebagai terdakwa. Sidang keduanya masih berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
(irw/bal)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads