"Kami kecewa dengan pembatalan itu, dampaknya kami terkatung-katung di Palembang," kata Gerry Iskandarlah, koordinator 6.000 fans Sriwijaya FC, kepada detikcom, Jumat, (8/2/2008).
Menurut Gerry yang juga Ketua Pemuda Panca Marga Palembang, ke-6000 massa saat ini diinapkan di Asrama Haji, dan perumahan atlet Jakabaring.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gerry menyebutkan, sebagian besar suporter berasal dari Musi Banyuasin yang mencapai 1.000 orang lebih. "Pembatalan itu mengubah teknis, dan sangat berpengaruh terhadap biaya dan waktu," keluhnya.
Dibandingkan dengan Bandung, Gerry mengusulkan partai final sebaiknya digelar di tempat netral di salah satu stadion di Pulau Sumatera. "Bisa di Padang atau Pekanbaru. Mereka juga memiliki stadion yang baik, dan fans dari dua daerah dapat datang," sebutnya.
"Kalau sesama wong Sumatra pasti aman, kok," jamin Gerry.
(tw/bal)










































