Hal itulah yang diduga menjadi penyebab politisi PBR itu tiba-tiba jatuh pingsan. Ditemui detikcom, di ruang 520 lantai 5 RS Gading Pluit Jakarta Utara, Jumat (8/2/2008), istri kedua Zaenal, RA Yenni Natalia Lodewijk menuturkan suaminya sangat terpukul setelah menerima kenyataan dituntut penjara 1 tahun.
"Bapak syok setelah sidang terakhir. Dia sangat terpukul, di rumah bengong, ngelamun, dan nangis sendiri. Saya sedih," kata perempuan ayu itu. Β
Menurut Yenni, ketika tiba-tiba pingsan, Zaenal sebelumnya sempat sarapan pagi. "Tadi pagi setelah sarapan, makan nasi putih, telur dan selada dia sedang jalan di ruang tamu. Tiba-tiba ambruk ke belakang. Saya kaget. Saya mau nampani (menahan) dari belakang nggak kuat. Akhirnya jatuh, kepalanya kepentok lantai," kata Yenni.
Dalam keadaan panik, Yenny langsung membawa suaminya ke RS Gading Pluit, Kelapa Gading. "Masuk ruang ICU dari jam 8-9. Di-CT Scan, diperiksa jantung. Hasilnya besok," cerita Yenny.
Zaenal sempat siuman sekitar pukul 14.00 WIB. Namun, detikcom menjenguknya, mantan Ketua PBR itu sedang tertidur. Sejak pagi, Zaenal sudah menghabiskan 2 botol infus.
Melihat kondisi suaminya, Yenni mengaku sedih dan berharap kasus Zaenal tidak diperpanjang lagi. "Saya minta kasusnya tidak diperpanjang lagi. Dia jadi korban teman-temannya sendiri," pungkasnya.
(bal/asy)











































