"Kendaraan tempur milik Marinir sebanyak 410 buah. 70 persen masih sangat layak. 30 persen dalam perawatan," kata Komandan Korps Marinir Mayjen Mar Nono Sampono usai meresmikan Marine Shooting Club di Lapangan Tembak Ir.Soekarno, Markas Brigif I Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (8/2/2008).
Menurut Nono, 70 persen kendaraan tempurnya yang kondisi layak yaitu sekitar 305 unit. Namun diakuinya, alutsista yang dimiliki Korps Marinir memang sudah relatif tua. Tapi, pihaknya tetap melakukan perawatan secara intensif terhadap peralatan tempur yang ada saat ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika ditanya soal instruksi Presiden SBY untuk meng-grounded alutsista yang sudah tua, Nono mengaku belum tahu apakah itu sebuah perintah atau apa.
"Kalau marinir dapat perintah dari Angkatan Laut, pasti sudah ada perintah dari Mabes TNI. Sampai sekarang belum ada perintah," ujar Nono.
Sedangkan soal kecelakaan yang menewaskan tujuh prajurit Marinir di Situbondo, Nono tidak mau berkomentar soal itu, karena Pimpinan TNI sudah menugaskan Inspektorat Jenderal Safzen Nurdin untuk membentuk tim yang akan menyelidiki kecelakaan tersebut.
"Saya belum bisa komentar. Nanti tim ini yang melakukan investigasi apakah karena faktor manusia, alutsista atau alam," ungkap Nono
(zal/mly)











































