Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengatakan, pemberlakuan cuti bersama tidak efektif dan menunjukkan disiplin yang masih rendah.
"Kalau libur Kamis, terus Jumat libur, Sabtunya libur, tidak efektif. Itu intinya kembali pada disiplin yang masih rendah," ujarnya di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (8/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Upaya itu sudah ada tapi belum optimal," katanya.
Foke mengatakan. Rabu 6 Februari, para pegawai Pemprov DKI Jakarta sudah diimbau melalui Sekda agar masuk kerja seperti biasa pada hari ini. Jika masih saja ada yang membandel, Foke tidak serta merta memecat pegawai tersebut.
"Ini kan negara hukum. Nggak bisa yang nggak hadir sekali langsung dipecat. Kecuali yang sudah berkali-kali," imbuhnya.
Namun, lanjut Foke, sanksi berupa teguran juga tidak boleh diremehkan. Karena jika pegawai tersebut dipromosikan untuk naik jabatan atau naik gaji, jika ditemukan banyak teguran bisa tidak jadi.
"Kalau mau naik pangkat tapi teguran banyak bisa ditunda. Kalau mau naik gaji banyak teguran bisa nggak jadi," tegasnya.
Saat ini. Foke belum menerima laporan pegawai-pegawai yang tidak masuk kerja hari ini meski sudah diimbau cuti bersama dicabut. (ziz/nrl)











































