Paskhas Bantah Rampas 22 Ton Sawit, Cuma Ambil Jatah

Paskhas Bantah Rampas 22 Ton Sawit, Cuma Ambil Jatah

- detikNews
Jumat, 08 Feb 2008 11:43 WIB
Pekanbaru - Koperasi Pasukan Khusus (Paskas) TNI AU menanamkan saham ke Koperasi Sialang Kubang Bersaudara sebesar Rp 135 juta. Namun sejak Maret 2006, Paskhas tidak pernah memetik hasilnya.

"Selama ini yang memanen sawit bukan Koparasi Paskhas melainkan Koperasi Hadi Sumarno.
Karena itu kami meminta hasil panen kemarin untuk kami jual sendiri. Kami bukan merampas. Kami punya bukti atas kepemilikan lahan itu," kata Komandan Kompi Paskhas Lettu Agus F kepada detikcom, Jumat (8/2/2008).

Dijelaskan dia, Koperasi Paskhas menanamkan sahamnya Rp 135 juta ke Koperasi Sialang Kubang Bersaudara yang diketuai Romilus. Penanaman saham Koperasi Paskhas dengan KUD pada Maret 2006 silam di atas lahan 415 hektar di Kabupaten Kampar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tetapi sejak kami menamam saham, pihak KUD tidak pernah memberi setoran kepada kami. Karena itulah kami datang ke lokasi untuk menanyakan persoalan ini dan ternyata pihak KUD menyebut bahwa lahan koperasi kami diserobot pihak koperasi lain yang dipimpin Ketua KUD Hadi Suwarno," papar dia.

Menurut dia, kehadiran anggota Paskhas ke kebun kelapa sawit atas perintah komandan. "Kami datang ada 10 orang. Sebagian berpakaian dinas dan sebagian lagi anggota intel Paskhas," ujar Agus.

Agus juga membantah Paskhas melakukan penodongan dengan laras panjang. "Kami tidak bawa senjata, yang bawa pistol cuma anggota intel," kata Agus.

22 Ton kelapa sawit yang dirampas ini milik KUD Binangun, yang diketuai Hadi Suwarno, dirampas 8 oknum Paskhas di Desa Sungai Pagar Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar, Pekanbaru pada Kamis 6 Februari 2008 pukul 13.00 WIB sampai pukul 15.30 WIB. (aan/nrl)


Berita Terkait