Namun rumor itu dibantah petinggi Fraksi Partai Demokrat. Menurut sekretaris FPD Sutan Bathoegana, partainya tetap mendukung pengusutan sampai tuntas skandal BI yang melibatkan sejumlah anggota DPR.
"Saya mendukung upaya yang sudah dilakukan KPK dan BK untuk mengusut sampai tuntas kasus ini. Ini adalah sikap partai dan Pak SBY sudah tentu," ujar Sutan saat dihubungi detikcom, Jumat (8/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sutan mengakui skandal BI ini tidak saja melibatkan anggota dewan yang terlibat dalam pembuatan UU BI pada 1999-2004, namun juga sejumlah mantan anggota dewan gubernur BI, salah satunya adalah besan SBY yakni Aulia Pohan alias AP.
Namun Sutan membantah jika SBY ikut campur dalam proses hukum yang sedang dilakukan oleh KPK terhadap AP.
"SBY tidak pernah ikut-ikutan dalam ranah hukum. Jangan dikait-kaitkan seolah-olah Pak SBY ikut campur karena ada kerabatnya yang terlibat," cetus Sutan.
Sebelumnya anggota Komisi III DPR Fahri Hamzah mengatakan adanya pertemuan sejumlah elit legislatif dan eksekutif untuk mendorong penghentian kasus skandal BI melalui pembiayaan.
Upaya penghentian tersebut karena kasus itu melibatkan elit-elit di legislatif dan eksekutif lintas parpol. Sehingga terjadi kompromi politik. (rmd/sss)










































