Badai tornado ini merupakan yang terparah di empat negara bagian tersebut dalam 23 tahun terakhir. Demikian seperti diberitakan Sydney Morning Herald, Kamis (6/2/2008).
"Lingkungan kami tadinya indah, sekarang seperti neraka," kata Bonnie Brawner (80) yang selamat dari badai tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korban jiwa masih saja besar padahal sebelumnya peringatan tornado telah berjam-jam disiarkan otoritas. Namun ketika badai itu benar-benar datang menerjang, serangannya begitu kuat dan tak terduga sehingga banyak orang yang menjadi korban.
Presiden AS George W Bush menegaskan pemerintah akan membantu para korban. Tim dari Badan Manajemen Darurat Federal dikerahkan ke wilayah-wilayah bencana. "Saya ingin masyarakat di negara-negara bagian itu tahu bahwa rakyat Amerika mendukung mereka," kata Bush.
Tornado yang menerjang pada Selasa 5 Februari dan Rabu 6 Februari waktu setempat ini terjadi di tengah berlangsungnya gegap-gempita 'Super Tuesday'.
(ita/ita)











































