Perjuangan Keras Obama-Hillary Setelah 'Super Tuesday'

Perjuangan Keras Obama-Hillary Setelah 'Super Tuesday'

- detikNews
Kamis, 07 Feb 2008 11:08 WIB
Washington - Seperti yang telah diperkirakan sebelumnya, ketegangan 'Super Tuesday' bagi Partai Demokrat AS berakhir tanpa pemenang antara duel ketat Barack Obama dan Hillary Clinton. Keduanya masih sama-sama punya peluang besar untuk menjadi capres AS dari partai ini.

Setelah menggelar pemilihan secara serentak di 22 negara bagian AS dalam 'Super Tuesday', Obama dan Hillary masih harus bersaing ketat. Dalam 'Super Tuesday', Obama meraih lebih banyak kemenangan di negara bagian dibandingkan Hillary.

Obama mencetak kemenangan di 13 negara bagian, sedangkan Hillary 8 negara bagian, termasuk California yang memberikan jumlah delegasi terbesar yakni 370 delegasi. Satu negara bagian lagi, New Mexico masih belum menyelesaikan penghitungan suaranya. Kedua kandidat terus bertarung ketat di negara bagian itu, namun sementara ini Hillary unggul atas Obama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika dilihat dari perolehan jumlah delegasi, Hillary sementara mengungguli Obama. Namun baik Obama maupun Hillary masih jauh dari jumlah 2.025 delegasi yang harus diraih untuk menjadi pemenang ajang nominasi partai.

Dalam sistem pemilu AS, perolehan jumlah delegasi merupakan kunci kemenangan untuk menjadi kandidat partai dan maju dalam pemilihan presiden (pilpres) AS pada November mendatang.

Mengingat sejauh ini belum ada kandidat yang dominan, maka kedua kandidat masih harus berjuang untuk memenangi pemilihan tingkat partai selanjutnya. Itu artinya masih butuh waktu untuk mengetahui pemenang duel sengit Obama-Hillary.

"Masih banyak putaran lagi untuk diperjuangkan," kata Obama seperti dikutip BBC, Kamis (7/2/2008).

Hingga Juni mendatang, pemilihan pendahuluan tingkat Partai Demokrat masih akan dilaksanakan di negara-negara bagian AS lainnya sebelum Konvensi Nasional Demokrat digelar pada Agustus mendatang untuk mengumumkan capres yang akan maju dalam pilpres AS.

Berikut jadwal lengkapnya yang diperoleh dari Kedubes AS di Jakarta.

-  9 Februari  : Louisiana, Nebraska dan Washington
- 10 Februari : Maine
- 12 Februari : Maryland, Virginia
- 19 Februari : Hawaii, Wisconsin

- 4 Maret : Ohio, Rhode Island, Texas, Vermont
- 8 Maret : Wyoming
- 11 Maret : Mississippi

- 22 April : Pennsylvania

- 6 Mei : Indiana, North Carolina
- 13 Mei : Nebraska, West Virginia
- 20 Mei : Kentucky, Oregon
- 27 Mei : Idaho

- 3 Juni : Montana, South Dakota

- 25-28 Agustus : Konvensi Nasional Demokrat di Denver, Colorado.
(ita/umi)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads