Begitu juga ratusan pengemis yang sebelumnya duduk-duduk di halaman kelenteng, mereka berhamburan masuk ke dalam kelenteng berusia ratusan tahun itu. Karena tidak diperbolehkan masuk ke dalam klenteng, mereka akhirnya hanya berteduh di pagar kelenteng. Sebagian masih bertahan dengan payung.
Namun puluhan pengemis tetap mencoba merangsek masuk ke dalam kelenteng. Upaya mereka dihalangi oleh petugas. Akibatnya suasana kelenteng yang sebelumnya relatif tenang menjadi sedikit ricuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pantauan detikcom, pengunjung kelenteng masih terus berdatangan. Warga keturunan tionghoa yang datang kebanyakan mengenakan baju berwana cerah seperti merah dan kuning. (ken/umi)











































