Ketiganya adalah Kepsek Kuwadiyanto, Wakepsek Akhmad Solikhin, dan guru Edi Kusyanto. Mereka diundang ke acara 'Super Tuesday' di kediaman Dubes AS untuk RI Cameron Hume, Jl Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (6/2/2008).
Kedatangan mereka diserbu wartawan yang ingin menanyakan momen saat Obama yang dulu kerap disapa 'Bary' saat bersekolah di SDN Menteng 01 Jakarta. Ketiganya mengenakan seragam kemeja kuning pastel celana coklat.
Ketiganya memang bukan pengajar Obama langsung, tapi mengaku telah mendapat cerita dari guru senior yang mengajar Obama, yakni mantan Kepsek alm Karim, serta 3 gurunya yakni Tin Ahyari, Sri Murtiningsih, dan Efendi.
"Bary dulu dipanggil si mata lentik. Orangnya supel, bahasa Indonesianya tidak lancar, tapi senang bergaul. Guru-guru dulu mengenal dia pintar matematika. Leadershipnya juga bagus dalam kegiatan pramuka," tutur Akhmad.
Sedangkan Kuwadiyanto mengaku sangat bangga ada murid SDN Menteng 01 Jakarta menjadi kandidat Presiden AS. "Semoga kalau dia menang, hubungan RI-AS menjadi baik," harapnya.
Siswa SDN Menteng O1 sekarang tahu tentang Obama? "Iya sekarang pada tahu. Para guru kan sering cerita, Obama dulu sekolah di sini. Selain itu sudah berkali-kali wartawan nasional dan asing datang ke tempat kami untuk membuat liputan tentang Obama," tutur Kuwadiyanto. (sss/ana)











































