Sedikitnya 25 pohon angsana dan 6 pohon palem sudah dibabat habis untuk membangun halte busway walikota Jakarta Utara. Pohon yang telah berusia puluhan tahun tersebut menempati trotoar sepanjang 100 meter di depan gedung walikota Jakut yang terletak di Jl Yos Sudarso.
Warga pengguna trotoar menyayangkan aksi tebang pohon tersebut. Rata-rata karena efek panas yang ditimbulkan dari semakin minimnya jumlah pohon peneduh di Jakarta Utara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain pohon, warga menyayangkan taman yang terpotong untuk pelebaran jalan busway. Sebab taman itu belum lama dibangun namun sudah diacak-acak.
"Belum ada 2 tahun taman ini, eh sudah dirusak. Got di bawahnya juga mampet. Bikin banjir," sesal Syawaludin. (Ari/ana)











































