SBY meminta Hendarman mengikuti rapat kabinet untuk mempersiapkan jawaban pemerintah atas interpelasi BLBI.
Padahal di DPR, jajaran Kejagung dan puluhan anggota Komisi III sudah mulai berkumpul di ruang rapat Komisi III, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (6/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akil Muchtar, Panda Nababan, Azlaini Agus dan sejumlah anggota dewan lainnya bergiliran menyampaikan interupsi.
"Sebaiknya kita buka saja dulu secara resmi karena ini rapat resmi dan sudah dijadwalkan," cetus Akil.
"Kita minta Jaksa Agung menyampaikan alasan yang informatif," sambung Panda Nababan.
Atas desakan anggota Komisi III, Jaksa Agung akhirnya menyampaikan alasan agar bisa diizinkan untuk meninggalkan raker.
"Kemarin sore kami terima undangan dari Seskab untuk mengikuti rapat kabinet dengan Presiden SBY terkait jawaban pemerintah atas interpelasi BLBI DPR yang rencananya disampaikan Rabu 12 Februari," kata Hendarman.
Namun sebelum pertemuan pada pukul 14.00 WIB itu, imbuhnya, Menko Perekonomian Boediono ternyata meminta Jaksa Agung, Kapolri dan Menkeu untuk menyampaikan pendapat pendahuluan terkait BLBI ini.
"Mohon kiranya kami diizinkan meninggalkan rapat pukul 11.00 WIB, walaupun kami sudah menyiapkan jawaban tertulis," pinta Hendarman.
Trimedya selalu pimpinan rapat akhirnya memutuskan rapat ditunda. "Kita akan jadwalkan lagi. Kalau kita lihat jadwal kosongnya 3 Maret 2008," kata Trimedya. (umi/sss)











































